ブラウィジャヤ大学の日本文学科学生会

Home Profil Program Kerja

Program Kerja

Program Kerja Lembaga Kedaulatan Mahasiswa

Fakultas Ilmu Budaya Tahun Anggaran 2017

 

Nama Lembaga: Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang

 

 

No.

 

Nama Program Kerja

 

Bentuk Program Kerja

 

Waktu

 

Target dan Luaran

 

Kebutuhan Sumber Daya

 

Evaluasi

(diisi oleh bagian kemahasiswaan)

1. Musyawarah Besar Sastra Jepang –          Bentuk kegiatan: Musyawarah seluruh anggota Himaprodi Sastra Jepang.

 

–          Musyawarah Besar Sastra Jepang merupakan program kerja yang bertujuan untuk melaporkan kepada seluruh Anggota Himparodi Sastra Jepang tentang kinerja kepengurusan sebelumnya. Serta, untuk memperbarui AD/ART organisasi.

Maret

(kondisional)

–          Bertujuan untuk melaporkan kinerja organisasi mahasiswa pada satu periode kepengurusan.

–          Memperbarui dan menetapkan AD/ART serta GBHO organisasi HIMAPRODI Sastra Jepang 2017.

–          9 orang panitia mahasiswa.

–          Perwakilan anggota Himaprodi Sastra Jepang (3 orang tiap angkatan)

–          Perwakilan pengurus Himaprodi Sastra Jepang 2016 dan 2017.

–          Alokasi dana yang dibutuhkan:

–          Rp. 300.000,-

 
2. Upgrading Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang dan Kurabu –          Upgrading merupakan suatu kegiatan dimana para pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang dan Kurabu mendapatkan materi, wawasan, dan pemahaman yang bersangkutan dengan lingkup Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang dan Kurabu yang menjadi bagian darinya.

–          Kegiatan ini dilakukan di internal (di dalam FIB), dengan pemateri dan audience yang berada di dalam satu kelas/ruangan.

– Februari (Minggu Terakhir) –          Mempertahankan & meningkatkan mental dan kinerja anggota pengurus baru Himaprodi Sastra Jepang selama 1 tahun.

–          Seluruh anggota Himaprodi Sastra Jepang paham tentang alur koordinasi di Fakultas Ilmu Budaya & Universitas Brawijaya, serta surat menyurat, seperti pembuatan proposal.

–          Membina beberapa kaderisasi pemimpin.

 

–          Dosen Pemateri

–          Mahasiswa Senior Sastra Jepang

–          Tempat kegiatan: Ruang Kelas di FIB

–          10 orang panitia penyelenggara

–          Pengurus Himaprodi Sastra Jepang 2017

–          Perwakilan pengurus kurabu

–          Alokasi dana: Rp. 2.500.000

 
3. Delegasi Kanji Cup –          Bentuk kegiatan: Prestasi

–          Delegasi Kanji Cup merupakan suatu kegiatan yang menyediakan akomodasi untuk delegasi kanji cup (kompetisi kanji tahunan tingkat Nasional yang diadakan oleh Konsulat Jendral Jepang).

–          Prestasi yang sudah diraih oleh Universitas Brawijaya dalam kompetisi Kanji Cup tidak pernah putus sejak tahun 2004-2015. Pada tahun 2014 Universitas Brawijaya meraih juara I dan juara II level intermediate. Pada tahun 2015 mendapat juara I dan II level beginner. Selanjutnya pada tahun 2016 mendapat juara I dan II level beginer serta juara II level intermediate.

Bulan Maret (Kondisional) –          Target dari pendelegasian kompetisi Kanji Cup adalah mempertahankan prestasi juara Sastra Jepang Universitas Brawijaya.

–          Merebut juara I di level beginner maupun intermediate.

–          5 orang panitia mahasiswa.

–          Dosen pembimbing matakuliah Kanji.

–          Dosen Native Speaker.

–          Mahasiswa Sastra Jepang sebagai peserta kompetisi.

–          Biaya akomodasi yang diperlukan:

–          Rp 3.000.000,-

 
4.

 

Japan Corner –          Bentuk kegiatan: Majalah Mahasiswa.

–          Japan Corner merupakan majalah yang digunakan sebagai sarana pengenalan budaya Jepang dan Hima Prodi Sastra Jepang serta memberdayakan komunitas yang ada di Sastra Jepang kepada Masyarakat Universitas Brawijaya.

Bulan Maret – Desember

(1 majalah setiap 6 bulan)

–          Memperkenalkan Sastra Jepang Fakultas Ilmu  Budaya Universitas Brawijaya di lingkup Universitas Brawijaya  terutama  tentang HIMAPRODI Sastra Jepang, sehingga jika terdapat kegiatan dari pihak yang bersangkutan membutuhkan informasi tentang Jepang sehingga dapat menjalin kerjasama antar organisasi.

–          Jumlah anggota komunitas dibawah naungan Himaprodi bertambah dari luar Fakultas Ilmu Budaya.

–          Secara tidak langsung dapat melakukan sharing antarorganisasi.

–          16 orang panitia mahasiswa.

–          Mahasiswa senior Sastra Jepang.

–          Alokasi dana yang dibutuhkan : Rp. 1.500.000,-

 
5. Benron Taikai (Lomba Pidato) –          Bentuk kegiatan: Prestasi, kompetisi.

–          Benron Taikai merupakan kegiatan perlombaan pidato bahasa Jepang rutin tahunan tingkat Jawa Timur yang diadakan oleh Konsulat Jendral Jepang di Surabaya. Bila menjadi juara 1 dan 2 mewakili Jawa Timur ketingkat Nasional.

–          Sebelum diadakan Benron Taikai, Himaprodi Sastra Jepang akan diadakan kompetisi pidato bahasa Jepang tingkat internal, yang bertujuan mencari wakil dari Universitas Brawijaya untuk berkompetisi di tingkat provinsi.

–          Tiap tahun Universitas Brawijaya  telah meraih juara dalam kompetisi Benron Taikai tingkat Provinsi.  Sejak tahun 2014 sampai 2015 Universitas Brawijaya  telah menjadi perwakilan dari Jawa Timur sebagai peserta Benron Taikai tingkat Nasional.

 

Bulan April – Mei –          Mempertahankan prestasi pada Lomba Pidato Bahasa Jepang tingkat Provinsi.

–          Meningkatkan persiapan dan prestasi mahasiswa jika lolos pada tingkat Nasional yang diharapkan dapat lolos dan melanjutkan ketingkat Nasional.

–          15 orang panitia mahasiswa.

–          Dosen sebagai juri Benron Taikai Internal.

–          Dosen sebagai pembimbing.

–          Mahasiswa Sastra Jepang dan Pendidikan Jepang sebagai peserta kompetisi.

–          Alokasi dana yang dibutuhkan untuk pengadaan seleksi, pembinaan dan pemberangkatan delegasi:

–          Rp 6.000.000,-

 
6. Pengembangan Kurabu –          Bentuk kegiatan: pengembangan bakat, minat dan prestasi mahasiswa.

–          Pengembangan Kurabu merupakan alokasi dana untuk pengadaan fasilitas, kegiatan, promosi dan pengembangan klub-klub yang berada di bawah naungan Himaprodi Sastra Jepang.

–          Capaian yang telah diraih komunitas selama setahun terakhir ialah:

–          Tawaran perform Komunitas Yosakoi meningkat hingga dari luar Kota Malang.

–          Komunitas Manga menyelenggarakan Workshop pertamanya yang mengundang minat banyak orang untuk belajar tentang Manga.

–          Komunitas Shodou mendapatkan tawaran rutin untuk mengajar di Sekolah Menengah Atas.

–          Komunitas Origami menyelenggarakan lomba Origami 3D di tingkat Program Studi Sastra Jepang.

–          Komunitas Ryokai menyelenggarakan lomba menghias Bento di tingkat Progam Studi Sastra Jepang

–          Komunitas Kendo memperoleh juara 1 dalam Turnamen Kendo di Surabaya dan juara 2 dalam Turnamen Kendo di Malang.

–          Jumlah komunitas yang berada dinaungan Himaprodi Sastra Jepang adalah 8 komunitas.

Bulan April – November –          Himaprodi Sastra Jepang berencana melakukan kegiatan “Kurabu Goes to School”. Dalam progra ini komunitas menjadi pembimbing untuk pelajar di sekolah-sekolah. Selain itu kami juga membantu untuk membuat Japan Club bagi sekolah yang belum memiliki klub jejepangan. Serta kami juga menawarkan pengajaran bahasa Jepang di sekolah-sekolah tersebut.

–          Meningkatkan dan mempertahankan prestasi yang telah di dapatkan oleh beberapa komunitas, seperti: Juara 1 Kendo tingkat Provinsi, Juara Favorit di Festival Yosakoi oleh Komunitas BADAI Yosakoi.

–          Meningkatkan kreatifitas komunitas di bidang kewirausahaan.

 

 

–          Dosen pembimbing.

–          Mahasiswa yang mengikuti komunitas yang dinaungi Sastra Jepang.

–          Alokasi Dana untuk kegiatan & fasilitas komunitas:

–          Rp.   5.000.000,-

 
7. Isshoni Tanoshimimashou –          Bentuk kegiatan: festival kebudayaan Jepang

–          Isshoni Tanoshimimashou merupakan sebuah festival kebudayaan Jepang yang mengangkat tema edukasi dan hiburan. Dalam festival budaya ini turut diselenggarakan lomba edukasi kejepangan serta lomba hiburan untuk tingkat SMA sederajat dan umum.

–          Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang Universitas Brawijaya tiap tahun mengadakan festival kebudayaan ini, dimana tahun ini Isshoni Tanoshimimashou akan memasuki tahun ke duabelas.

–          Isshoni Tanoshimimashou merupakan satu-satunya festival kebudayaan Jepang yang mendapat piala gubernur Jawa Timur serta sertifikat taraf nasional.

Bulan Mei –          Mensosialisasikan kebudayaan Jepang kepada masyarakat umum.

–          Fasilitas bagi siswa SMA sederajat dalam mengembangkan dan menguji kemampuan dan ilmu pengetahuan kejepangan.

–          Sarana hiburan yang terbuka untuk umum.

–          Sarana untuk mahasiswa Sastra Jepang dalam mengembangkan kemampuan menyelenggarakan festival budaya.

–          126orang panitia mahasiswa,.

–          Dosen sebagai penasihat

–          Dosen sebagai juri lomba akademik maupun umum.

–          Siswa SMA sederajat dan masyarakat umum sebagai peserta dan pengunjung.

–          Dana persiapan acara sebesar:

–          Rp 10.000.000,-

 
8. Delegasi Festival Yosakoi –          Bentuk kegiatan: Prestasi

–          Festival Yosakoi merupakan Festival Pertukaran Budaya tahunan yang terselenggara dari kerjasama Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Kochi Jepang. Kegiatan rutinnya dalam bentuk lomba tari.

–          Pada tahun 2014 kurabu Yosakoi mendapatkan Juara Favorit dalam Festival Yosakoi.

Bulan Agustus (kondisional) –          Meningkatkan prestasi dengan mendapatkan Juara Umum.

–          Mencari tempat latihan menjelang lomba yang mendukung kegiatan latihan yang berlangsung.

–          Saat latihan rutin berlangsung, diharapkan peserta dapat seluruhnya mengikuti.

–          Mencari instruktur orang Jepang

–          Dosen Pembimbing Native Speaker Jepang.

–          35 orang anggota komunitas “Yosakoi”

–          Biaya Persiapan Lomba:

–          Rp.   5.000.000,-

 
9. Delegasi Gelar Jepang UI (GJUI) –          Bentuk Kegiatan: Prestasi

–          Gelar Jepang merupakan  kegiatan tahunan Universitas Indonesia dalam memperkenalkan budaya Jepang serta terdapat berbagai macam lomba yang berupa Festival Jepang. Delegasi bersangkutan berencana mengikuti lomba “Dance Cover” yang diadakan setiap tahunnya.

Bulan Agustus (kondisional) –          Mempertahankan juara I pada Gelar Jepang UI yang ke-22. Dengan hal tersebut dapat memperkenalkan Sastra Jepang maupun Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya di daerah Jakarta & sekitarnya. –          6 orang anggota komunitas “FIBeats”

–          Biaya Akomodasi:

–          Rp.   1.500.000,-

 

 
10. Undoukai –          Bentuk Kegiatan : Kompetisi untuk menyaring Minat dan Bakat yang ada di Sastra Jepang

–          Undokai merupakan acara yang ditujukan untuk menyaring minat dan bakat yang ada di Sastra Jepang agar memudahkan dalam Pendelegasian lomba.

–          Jenis perlombaan : seni dan olahraga

Bulan Agustus

(kondisional)

 

–          Menyaring minat bakat mahasiswa sastra jepang

–          Mengirim pemenang lomba sebagai delegasi untuk lomba tingkat yang lebih tinggi.

–          Mahasiswa Sastra Jepang sebagai peserta kompetisi.

–          25 orang panitia mahasiswa

–          Dana persiapan acara sebesar: Rp. 1.500.000,-

 

 
11. Japanese Class –          Bentuk kegiatan: fasilitas belajar bahasa Jepang bagi mahasiswa.

–          Japanese Class merupakan kelompok belajar yang diadakan Himaprodi Sastra Jepang untuk membantu mahasiswa baru Sastra Jepang dalam meningkatkan kemampuan matakuliah bahasa Jepang secara gratis.

–          Japanese Class juga dibuka untuk mahasiswa yang ingin mengikuti Japanese Language Proficiency  Test (JLPT)Level N4 dan N5.

–          Japanese Class juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya yang ingin belajar bahasa Jepang.

–          Tutor Japanese Class ini adalah tutor dari mahasiswa Sastra Jepang yang sudah bersertifikat JLPT level N3.

 

Bulan September – November –          Target dari pengadaan Japanese Class ini, pertama, untuk menstimulus kemampuan berbahasa Jepang bagi mahasiswa baru nantinya.

–          Kedua, sebagai fasilitas bagi mahasiswa yang ingin mengikuti bimbingan untuk lulus dalam JLPT level N4 dan N5.

–          Ketiga, sebagai fasilitas bagi mahasiswa di luar program studi Sastra Jepang yang ingin memiliki kemampuan berbahasa Jepang.

–          Mahasiswa Sastra Jepang dengan sertifikat JLPT N3 sebagai tutor. (Jumlah kondisional)

–          7 orang panitia mahasiswa.

–          Alokasi dana yang dibutuhkan untuk fee tutor:

–          Rp. 500.000,-

 
12. Gathering Sastra Jepang –          Bentuk kegiatan: rangkaian acara sambut mahasiswa  baru program Studi Sastra Jepang.

–          Gathering Sastra Jepang merupakan kegiatan sambut maba berupa sharing bersama seluruh mahasiswa Sastra Jepang, berupa beasiswa, minat & bakat, dan Himaprodi Sastra Jepang. Selain itu juga diadakan berbagai perlombaan tentang Jepang yang dapat diikuti oleh seluruh angkatan.

Oktober (Minggu Awal) –          Mengadakan beberapa lomba tentang Jepang baik bidang akademik maupun non-akademik yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa Sastra Jepang terutama mahasiswa baru sehingga dapat menunjang kreatifitas dan kemampuan mahasiswa Sastra Jepang.

–          Mensosialisasikan beasiswa dan lomba selama 1 tahun ke depan.

–          Mensosialisasikan tentang Sastra Jepang, Isshoni Tanoshimimashou & Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang serta Komunitas yang berada di bawah naungan Himaprodi Sastra Jepang terutama kepada Mahasiswa Baru.

–          Sharing bersama mahasiswa berprestasi Sastra Jepang.

–          Memperkenalkan Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang se-Indonesia kepada seluruh mahasiswa Sastra Jepang FIB-UB.

 

–          35 panitia mahasiswa.

–          Dosen Pemateri.

–          Mahasiswa Berprestasi.

–          Dana Persiapan Acara:

–          Rp. 1.500.000,-

 

 
13. Japan Cup –          Bentuk kegiatan: rangkaian acara sambut mahasiswa  baru program Studi Sastra Jepang.

–          Japan Cup merupakan salah satu rangkain sambut maba Sastra Jepang dengan kegiatan lomba kejepangan yang dapat diikuti oleh maba Sastra Jepang.

–          Japan Cup juga disertai pengenalan komunitas di bawah naungan HIMAPRODI Sastra Jepang yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat maba Sastra Jepang.

Bulan Oktober –          Mengadakan beberapa lomba tentang Jepang baik bidang akademik maupun non-akademik yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa Sastra Jepang terutama mahasiswa baru sehingga dapat menunjang kreatifitas dan kemampuan mahasiswa Sastra Jepang

–          Dengan diadakannya Japan Cup tahun kemarin, peminat dari komunitas di bawah naungan HIMAPRODI bertambah cukup banyak yang dapat menunjang program “Kurabu Goes to School”. Program tersebut merupakan pemberdayaan mahasiswa Sastra Jepang di Sekolah Menengah Atas yang juga bertujuan untuk memperkenalkan FIB-UB.

–          Upaya penyaringan mahasiswa calon delegali Kanji Cup, Gunma Cup, Benron Taikai, FIB Cup serta kegiatan lain yang berhubungan.

–          20 orang panitia mahasiswa

–          Dosen sebagai juri lomba

–          Dana persiapan acara sebesar:

–          Rp 1.000.000,-

 
14. Japan Entrepreneurial Day –          Bentuk kegiatan: Kewirausahaan

–          Japan Entrepreneurial Day atau disingkat JED merupakan program kerja yang diadakan oleh divisi FR. Acara ini membuka peluang bagi mahasiswa Sastra Jepang dan Pendidikan Bahasa Jepang di Universitas Brawijaya untuk berwirausaha. Seperti membuka stan.

Bulan Oktober-November –          Mengajak mahasiswa jurusan Sastra Jepang dan Pendidikan Bahasa Jepang untuk berwirausaha.

–          Secara tidak langsung memperkenalkan salah satu program kerja Hima Prodi Sastra Jepang kepada Mahasiswa Baru Sastra Jepang.

–          15 orang panitia mahasiswa.

–          Alokasi dana yang dibutuhkan:

–          Rp. 600.000,-

 
15. East Java Kendo Tournament (EJKT) –          Bentuk Kegiatan : Prestasi

–          EJKT merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun di SJS (Sekolah Jepang Surabaya). Kompetisi ini bentuk kerjasama dari Guru beladiri Jepang dengan Indonesia. Dimana untuk menguji kemampuan kendoka yang ada di Jawa. EJKT juga merupakan sarana untuk mengambil Delegasi dari Jawa untuk mengikuti NKT (Nasional Kendo Tournament) di Jakarta.

–           PadaTahun 2016 bulan oktober lalu kurabu Kendo mendapatkan juara 3 untuk kategori Individual Pria atas nama Afidata Hilman Sabiq .

Bulan  Oktober
(Kondisional)
–          Meningkatkan Prestasi dengan mendapatkan juara dari semua kategori (Individual Pria,wanita, dan Team Match)

–          Mencari tempat latihan menjelang lomba yang mendukung kegiatan latihan yang berlangsung.

–          Saat latihan rutin berlangsung, diharapkan peserta dapat seluruhnya mengikuti.

–          6 orang anggota komunitas “FIBeats”

–          Biaya Akomodasi:

–          Rp.   1.500.000,-

 
16. Kurabu no Hi –          Bentuk kegiatan: Pementasan

–          Kurabu no Hi merupakan kegiatan dimana seluruh kurabu sastra jepang menampilkan kurabu masing-masing.

 

Bulan Oktober

(Kondisional)

–          Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan hasil kegiatan kurabu yang ada di sastra jepang.

–          Kegiatan ini juga berfungsi untuk mengenalkan kurabu yang ada di Sastra Jepang.

–          Seluruh anggota kurabu di sastra jepang sebagai peserta dalam kegiatan ini.

–          20 orang panitia

–          Tempat kegiatan : Aula FIB

–          Dana persiapan kegiatan sebesar: Rp. 1.000.000,-

 
17. IMAJI –          Bentuk kegiatan : Musyawarah Besar Ikatan Mahasiswa Jepang se-Indonesia (IMAJI)

–          Ikatan Mahasiswa Jepang se-Indonesia (IMAJI) merupakan organisasi yang menaungi mahasiswa sastra jepang dan bahasa jepang seluruh Indonesia. Delegasi yang bersangkutan berencana mengikuti kongres tersebut yang setiap tahunnya di ikuti HIMAPRODI Sastra Jepang.

Oktober /November

(kondisional)

–          Menjalin hubungan silahturahmi antar mahasiswa sastra jepang dari berbagai Universitas.

–          Re-organisasi kepengurusan.

–          Pembahasan AD/ART dan GBHO serta Program kerja Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang se-Indonesia selama satu tahun kedepan.

–          Perwakilan pengurus HIMAPRODI Sastra Jepang 2016 dan 2017.

–          Alokasi dana yang dibutuhkan:

–          Rp 4.000.000

 
18. Kaderisasi –          Screening Calon Ketua Pelaksana dari Rangkaian Acara JIKOSHOUKAI

–          Screening Calon Ketua Pelaksana Japan Cup

–          Screening, Debat, dan Voting Calon Ketua Pelaksana Isshoni Tanoshimimashou XIII

–          Screening, Debat, dan Voting Calon Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

-JIKOSHOUKAI, Mei  (Minggu akhir)

– Japan Cup, Mei (Minggu Akhir)

– Pemilihan Ketua Pelaksana Isshoni Tanoshimimashou XIII, September – Oktober

– Pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa, Oktober (akhir) – November

–          Mendapatkan ketua pelaksana selanjutnya dari JIKOSHOUKAI, Isshoni Tanoshimimashou, dan Japan Cup.

–          Menfasiltiasi pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Sastra Jepang untuk periode berikutnya.

–          Seluruh Mahasiswa Sastra Jepang dapat berpartisipasi dalam pemilihan Ketua Pelaksana IT dan pemilihan Ketua Himaprodi Sastra Jepang.

–          Lebih memfasilitasi pemilihan umum untuk  Ketua Pelaksana Isshoni Tanoshimimashou XIII dan Ketua Himpunan Sastra Jepang 2018. Seperti saat diadakannya Debat Terbuka antarcalon.

 

–          15 orang anggota

–          Biaya akomodasi: Rp. 800.000,-

 
TOTAL Rp.  47.200.000,-