ブラウィジャヤ大学の日本文学科学生会

Teke Teke

SHARE
, / 16 0

Seperti pada kebanyakan urban legenda asal Jepang yaitu mengalami kematian tragis kemudian menjadi hantu penasaran, teke-teke pun juga mengalami kejadian serupa. Teke-teke adalah hantu remaja perempuan yang tewas karena tertabrak kereta yang membuat tubuhnya menjadi dua bagian. Dikisahkan seorang perempuan bernama Kashima Reiko kehilangan nyawanya setelah tertabak kereta api super cepat Shinkansen. Alasan dibalik tertabraknya Kashima Raiko adalah dia mendapatkan bullying dari teman-temannya yang akirnya berujung dengan kematiannya.

Dikisahkan pada saat itu Kashima sedang duduk di stasiun kereta Shinkansen, kemudian datang temannya yang usil dan meletakkan serangga pada bahu Kashima. Kashima yang penakut pun seketika berlari dan tanpa sadar ia telah berdiri di jalur perlintasan kereta Shinkansen, saat kereta melintas dengan kecepatan penuh dan dengan sekejap dia terbunuh dengan cara yang mengenaskan. Tubuhnya terbelah menjadi dua bagian.

Kemudian ia menjadi arwah penasaran dan mulai berjalan menggunakan siku tangannya untuk mencari kedua kakinya yang hilang. Ketika ia mulai menyeret tubuhnya yang terbelah menjadi dua bagian, terdengar suara tek-tek -tek dan kemudian membuatnya diberi nama hantu Teke-teke.

Hantu Teke-teke menghantui setiap orang yang ditemuinya dan mengancam akan membuatnya merasa kesakitan layaknya yang Kashima rasakan. Dikisahkan juga ia menghuni setiap kamar mandi di Jepang. Kemudian ia akan memberikan pertanyaan aneh yang harus dijawab oleh wanita yang memakai toilet, dan dia harus menjawab dengan tepat. Apabila salah, Teke-teke siap mengambil kedua kaki dari korbannya.

Dalam kisahnya, seorang siswa laki-laki yang terlambat pulang dari sekolah pernah melihat wujud perempuan yang seumuran dengannya dengan setengah badan. Saat itu gelap ketika dia berpapasan dengan wanita itu tanpa memperhatikan ke arah bawah. Saat cahaya bulan mulai terang memperlihatkan dengan jelas wujud hantu teke-teke dan membuatnya lari terbirit-birit.

Kisah hantu ini pun banyak digunakan para orang tua di Jepang untuk menakuti anaknya agar tidak pulang larut malam sekaligus menjadi momok yang menyeramkan bagi para remaja di Jepang. Hingga saat ini Teke-teke dipercaya masih menghantui masyarakat Jepang. Sehingga membuat salah seorang sutradara di Jepang ingin mengabadikan kisah dari hantu ini dalam sebuah film horror dengan judul Teke-teke.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.