ブラウィジャヤ大学の日本文学科学生会

Training Organization Hima Sasjep FIB UB: WOW!

SHARE
, / 620 0

Training Oraganitation (TO) adalah sudah merupakan kegiatan rutinan Himpunan Mahasiwa Sastra Jepang (HMJ Sasjep) ataupun Himpunan Mahasiswa lainnya setiap angkatan kepengurusan yang baru. TO ini penting di adakan, selain memberikan pengetahuan dasar tentang ke-jepangan juga memberikan banyak pengetahuan tentang pentingnya organisasi dan seluk beluk yang ada di organisasi itu sendiri. Tepatnya hari Sabtu-Minggu tanggal 16-17 Maret 2013 lalu HMJ Sasjep mengadakan serangkaian kegiatan TO yang di laksanakan di sebuah Home Stay yang letaknya di Kota Batu.

TO ini di ikuti oleh seluruh anggota HMJ Sasjep dan juga ada beberapa perwakilan dari club-club (kurabu). Peserta TO berjumlah 39 orang, ada beberapa senpai juga yang membantu jalannya acara TO kemarin.  Sesampai di lokasi TO sekitar pukul 13.00 wib, para peserta segera melaksanakan ibadah sholat dhuhur untuk yang beragama  islam dan beristirahat. Tepat pukul 14.30 wib, peserta TO segera berkumpul, memulai acara TO kali ini dengan selingan permainan untuk mengakrabkan diri satu sama lain dipimpin oleh Suryalaga N. Wijaya. Selanjutnya, materi tentang “Kesastrajepangan” dari Aji Sensei, beliau adalah salah satu dosen yang mengajar di Prodi Sastra Jepang sekaligus menjabat sebagai Kepala Prodi Sastra Jepang Universitas Brawijaya periode 2013- waktu yang belum di tentukan. Materi dari Aji sensei ini banyak menceritakan sejarah perjalan Program Studi Sastra Jepang Universitas Brawijaya dan juga tentang pentingnya berorganisasi bagi seorang mahasiswa, “mahasiswa tanpa organisasi itu bukan apa-apa” tutur beliau. Materi selesai sekitar pukul 16.30 wib dilanjutkan sholat azhar selanjutnya makan malam dan sholat maqhrib.

Pukul 18.30 wib peserta berkumpul kembali dan bersiap materi selanjutnya dari para senpai yang telah sukses dalam keorganisasian dan juga akademik. Materinya juga tidak kalah seru dengan materi sebelumnya. Pemateri pertama pada sesi kedua adalah materi dari Dida senpai yang pernah menjadi anggota HMJ Sasjep ’10  dan menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang pada periode 2012 lalu.  Inti dari materi yang di sampaikan mas Dida adalah memotivasi kita untuk selalu bekerja keras selagi kita mampu, “melalui organisasilah saya bisa menjadi seperti sekrang” ucap mantan ketua HIMA ini. Menurutnya organisasi adalah media belajar yang paling efektif karena dari organisasi itu kita bisa mendapatnkan banyak hal, berkat keaktivannya di oragnisasi dan kerja keras belajar, senpai yang biasa di sapa mas Dida ini menjadi salah satu penerima beasiswa Monbukagakushou tahun 2013 dari 4 mahasiswa lainnya asal Universitas Brawijaya. Selanjutnya materi dari Vera senpai yang berbasis tentang ke administrasian, bagaimana cara menyusun proposal, format proposal, dan menyusun berbagai macam surat permohonan kepada bagian pengajaran. Vera senpai ini menjadi anggota HIMA ’09 dan sekarang adalah anggota dari salah satu divisi di Eksekutiv Mahasisa Universitas Brawijaya, segudang pengalaman tentang surat-menyurat adalah beliau ahlinya.  Pemateri terakhir adalah Hanno senpai, seorang mahasiswa Sastra Jepang Universitas Brawijaya yang memiliki segudang pengalaman di dalam keorganisasian. Hanno senpai adalah juga mantan anggota HMJ Sasjep ’09, mantan Ketua Badan Eksekutiv Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya pada periode 2012, pernah menjadi ketua pelaksana Ishounitanosimasyou 6, dan masih banyak lagi. Materi yang di sampaikannya adalah tentang “Organisasi”, bagaimana organisasi yang baik, bagaimana menjadi anggota suatu organisasi dengan baik, bagaimana cara menerima kritikan dalam sebuah organisasi, bagaimana bersikap kritis dalam sebuah organisasi, dan masih banyak lainnya tentang apa yang ada di organisasi. Menurut mas Hanno bersikap kritis itu sangat-sangat penting, karena dari situ kita dapat memunculkan berbagai macam ide, berbagai macam pola pikir yang tidak pernah terfikir di dalam benak orang lain, “maka mulailah dari sekarang untuk berfikir kritis” motivasi dari beliau.

Ketiga pemateri ini mempunyai banyak pengalaman dalam dunia keorganisasian dan juga prestasi akademik yang memuaskan, intinya mereka ini bisa balance (seimbang) antara kedua hal tersebut. Materi selesai sekitar pukul 22.30 wib dan dilanjutkan dengan game yang menciptakan keakraban, kepedulian, dan juga kebersamaan hingga pukul 03.00 dini hari. Setelah itu para peserta tidur hingga pukul 05.00 pagi, waktunya sholat subuh dan di lanjut senam pagi hingga pukul 07.30 wib.

Ada beberapa game setelah senam pagi, dari pukul 07.30 wib sampai sekitar pukul 09.30 wib ada 3 game seru yang kita lakukan. Dari yang mengundang tawa hingga mengundang hawa dingin karena bermain air. Setelah game selesai, dilanjutkan makan pagi sekaligus mandi dan packing pulang hingga pukul 10.30 wib. Sebelum pulang ada evaluasi kegiatan, mungkin lebih tepatnya di sebut pengungkapan unek-unek selama kepengurusan berlangsung ataupun dalam kegiatan TO. Evaluasi selesai dan persiapan pulang, sebelum pulang ada dokumentasi kepulangan yaitu foto-foto bersama  seluruh peserta TO. Sekitar pukul 13.00 wib semua peserta telah sampai di kampus kebanggaan mahasiswa Universitas Brawijaya. [Novi, Finsy]

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.